https://drive.google.com/drive/folders/1iCYzOAadIeFXxW0uAMsORY7cTo6vBZBo?usp=sharing
ROHANI ISLAM (ROHIS)
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Rohani Islam atau biasa disebut Rohis merupakan organisasi intra sekolah yang bergerak khusus di bidang keagamaan. Yang dimaksud dengan kegiatan Kerohanian Islam adalah berbagai kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memberikan arahan kepada siswa untuk dapat mengamalkan ajaran agama yang diperolehnya melalui kegiatan belajar serta sebagai pendorong dalam membentuk tingkah laku siswa sesuai dengan nilai-nilai agama Islam.
Kerohanian Islam atau Rohis merupakan suatu alternatif yang perlu dikembangkan sebagai waktu tambahan belajar untuk mempelajari pendidikan agama Islam yang luas dan sangat kompleks, solusi atau cara yang perlu dilakukan adalah dengan memberikan pelajaran agama Islam di luar jam pembelajaran melalui kegiatan rohis. Program/kegiatan Rohis merupakan wadah dari berbagai kegiatan keagamaan di sekolah diantaranya: Tes baca Al-Qur'an bagi peserta didik baru, pesantren kilat, peringatan hari besar Islam, shalat berjamaah di sekolah, kegiatan rutin shalat Dhuha setiap Jumat pagi.
Rohis di lingkup sekolah dibuat untuk memperdalam pemahaman keagamaan siswa atau dalam praktik pemahaman keagamaan. Di dalam Rohis para pelajar diberikan pemahaman untuk mendekatkan diri kepada Allah. Para pelajar diberikan pemahaman yang benar tentang syariat Islam, akhlak, akidah, dan ibadah. Kerohanian Islam, selain untuk menambah wawasan siswa, juga untuk memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat tercapai tujuan dari pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Kegiatan Rohis di SMAN 1 Bayung Lencir memberikan daya tarik antusias siswa untuk mengikuti kegiatan rohis karena dalam kegiatan rohis terdapat kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan mempengaruhi hasil belajar pendidikan agama Islam.
Eksistensi Rohis di SMAN 1 Bayung Lencir dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah pada pembinaan organisasi Rohis, yaitu Guru Pendidikan Agama Islam. Hal itu karena Rohis merupakan sub organisasi kesiswaan di bawah binaan guru Pendidikan Agama Islam yang dilaksanakan dalam bentuk ekstrakurikuler.
Rohis mempunyai tujuan, sebagai lembaga dakwah sekolah adalah untuk mewujudkan barisan remaja pelajar yang mendukung dan mempelopori tegaknya nilai-nilai kebenaran, mampu menghadapi tantangan masa depan menjadi batu bata yang baik dalam bangunan masyarakat Islam. Kegiatan rohis pula bertujuan untuk menunjang dan membantu memenuhi kebutuhan keberhasilan intrakurikuler, yang diantaranya yaitu meningkatkan suatu pengetahuan, keterampilan, sikap, memperluas cara berpikir siswa yang kesemuanya itu dapat berpengaruh terhadap prestasi dan hasil belajar siswa.
B. NAMA TIM ROHANI ISLAM
Rohani Islam Al-Kahfi SMA Negeri 1 Bayung Lencir
C. VISI DAN MISI
Visi
Menjadi organisasi yang dapat menciptakan siswa/i yang beriman kepada Allah SWT, memperkokoh akidah, dan memperkuat ibadah, menuju generasi muda yang berakhlakul karimah dan berbudi luhur.
Misi
1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT
2. Mewujudkan generasi yang beriman, berilmu, serta berakhlak mulia untuk memperoleh ridho Allah SWT
3. Mewujudkan pemuda-pemudi yang cinta Al-Qur'an dan sunnah
4. Mencetak pemimpin yang islami dan visioner
D. TUJUAN
Rohis mempunyai tujuan, meningkatkan keimanan para anggotanya, memberi wawasan tambahan mengenai islam, meningkatkan keimanan para siswa, melatih jiwa kepemimpinan dan organisasi, membentuk karakter mulia. Kegiatan rohis juga bertujuan untuk menunjang dan membantu memenuhi kebutuhan keberhasilan intrakurikuler, yang diantaranya yaitu meningkatkan suatu pengetahuan, keterampilan, sikap, memperluas cara berpikir siswa yang kesemuanya itu dapat berpengaruh terhadap prestasi dan hasil belajar siswa.
BAB II
PELAKSANAAN PROGRAM KERJA
A. BIMBINGAN ROHANI ISLAM
Bimbingan adalah proses interaksi antara konselor dengan konseling baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka untuk membantu konseling agar dapat mengembangkan potensi dirinya, memahami lingkungan, mengatasi hambatan guna menentukan bencana masa depan yang lebih baik.
Program bimbingan kesiswaan melalui kegiatan ekstrakurikuler, di samping untuk mempertajam pemahaman terhadap keterkaitan dengan mata pelajaran kurikuler, para siswa juga dibina ke arah mantapnya pemahaman, kesetiaan dan Pengamalan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, watak dan kepribadian bangsa, berbudi pekerti luhur, keterampilan dan kemandirian, serta persepsi, apresiasi, dan seni kreasi.
B. FUNGSI BIMBINGAN
1. Untuk membantu para peserta didik dalam mencapai tugas perkembangannya dengan optimal sebagai pribadi, sosial dan sebagai makhluk ciptaan Allah SWT.
2. Membantu individu penjaga dan mengembangkan situasi dan kondisi yang baik atau yang telah baik.
3. Meningkatkan keterampilan dalam membaca Al-Qur'an, kemampuan dalam bersholawat, untuk memprediksi berkah Allah SWT.
4. Manfaat dalam pembelajaran adalah mempermudah dalam memahami bidang studi PAI yang yang berkaitan dengan ekstrakulikuler Rohis.
5. Manfaat bagi sekolah yaitu sebagai sarana promosi yang efektif guna menjaga atau bahkan meningkatkan nama baik sekolah melalui ekstrakulikuler Rohis.
C. POLA KERJA BIMBINGAN
Langkah langkah pelatihan dalam Rohani Islam:
I. Kegiatan pendahuluan
a. Pelaksanaan acara pendahulu pelatihan seperti, pembacaan Asmaul Husna, pembacaan surah Yasin, penyampaian kultum, disertai doa.
b. Penyampaian pembinaan dari pembina Rohis.
c. Mengabsen anggota Rohis
II. Kegiatan inti
a. Mendengar atau menyimak bagaimana cara memainkan alat-alat Hadroh.
b. Pelatihan bagaimana cara memainkan alat-alat Hadroh sesuai dengan kunci masing masing siswa.
c. Mempraktikkan cara memainkan alat alat Hadroh dengan baik dan benar, dengan diiringi sholawat.
III. Kegiatan penutup
a. Rancangan pelatihan untuk minggu selanjutnya
b. Evaluasi pembina terhadap kegiatan inti
c. Doa
D. JENIS PROGRAM ROHANI ISLAM
Dalam menunjang keberhasilan visi misi serta tujuan, maka pengurus Rohani Islam membuat program kerja Rohani Islam. Program kerja Rohani Islam meliputi program kerja harian, mingguan, bulanan, tahunan, dan program kerja insidental.
1. Program Kerja Harian
Program kerja harian adalah pelaksanaan kegiatan yang di lakukan setiap hari. Program kerja harian ini tidak hanya di laksanakan oleh para anggota Rohani Islam, tetapi juga oleh para siswa/i. Progam kerja harian ini secara tidak langsung dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Progam kerja harian secara rinci, yaitu:
a. Pembacaan Surah Yasin Atau Surah Surah Lain
Pembacaan surah Yasin dilakukan setiap pagi sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Anggota Rohani Islam dijadwalkan secara bergiliran untuk memimpin kegiatan mengaji setiap pagi dari TU. Tidak hanya surah Yasin saja, pembacaan surah surah lain juga kerap di lakukan di TU. Para siswa/i membaca surah Yasin di kelas masing-masing. Jika cuaca atau keadaan mendukung, maka pembacaan surah Yasin dilaksanakan di lapangan bersama sama.
b. Pelaksanaan Shalat Dzuhur
Shalat dzuhur telah menjadi rutinitas bagi seluruh siswa/i. Shalat dzuhur dilaksanakan setiap hari, kecuali hari Jumat. Pelaksanaan shalat dzuhur dilaksanakan bergantian dari kelas X sampai kelas XII. Shalat dzuhur dilaksanakan setiap pukul 12:00 WIB.
c. Belajar Mengaji
Kegiatan belajar mengaji diikuti oleh siswa/i yang belum lancar dalam mengaji, atau bahkan belum bisa mengaji. Kegiatan belajar mengaji dilakukan setiap pagi sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Kegiatan belajar mengaji ini dilaksanakan di mushola. Anggota Rohani Islam bertugas dan bertanggung jawab untuk membimbing siswa/i yang masih belajar mengaji. Dan kegiatan belajar mengaji diawasi langsung oleh pembina Rohani Islam.
d. Piket Mushola
Piket Mushola dilakukan setiap hari oleh para anggota Rohani Islam secara bergiliran sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Piket Mushola bertujuan untuk mengembangkan semangat gotong royong dalam Rohani Islam. Dan agar kegiatan keagamaan di mushola menjadi aman dan nyaman.
2. Program Kerja Mingguan
Program mingguan adalah rencana kegiatan selama satu minggu untuk membantu kemajuan balajar peserta didik. Program kerja mingguan secara rinci adalah:
a. Latihan Rutin
Latihan rutin Rohani Islam dilakukan satu kali dalam satu minggu yaitu pada hari Rabu pukul 14:30 sampai dengan pukul 16:30 WIB. Selain untuk memberikan waktu istirahat kepada anggota, latihan rutin ini dilakukan setiap satu minggu satu kali dikarenakan diketahui banyak anggota Rohani Islam yang juga mengikuti ekstrakurikuler lain. Namun, dengan diadakannya latihan satu minggu satu kali, tetap menjamin efektivitas dari latihan tersebut.
b. Pengkondisian Alat
Dalam latihan rutin Rohani Islam, dilakukan latihan memainkan alat-alat Hadroh. Dengan latihan rutin tersebut dipastikan pengkondisian alat-alat hadroh dilakukan setiap minggu nya. Sebelum memainkan alat-alat tersebut dicek terlebih dahulu kelengkapan alat dan ada atau tidaknya kerusakan pada alat. Setelah latihan selesai, alat-alat dikembalikan ke tempat semula dengan rapi. Anggota Rohani Islam yang mengikuti latihan rutin mingguan bertanggung jawab atas pengembalian alat alat tersebut. Hal itu untuk meningkatkan gotong royong para anggota Rohani Islam.
c. Evaluasi Latihan Rutin
Setelah latihan selesai dilakukan evaluasi terhadap latihan yang telah dilakukan. Evaluasi meliputi apa saja yang telah berkembang dari latihan latihan sebelumnya, mandat dari pembina mengenai hal hal apa saja yang perlu di tingkatkan. Evaluasi bertujuan untuk mengetahui perkembangan selama latihan, mengukur keberhasilan suatu program. Evaluasi dipimpin oleh pembina.
d. Pelaksanaan Shalat Dhuha
Shalat dhuha berjamaah telah menjadi rutinitas mingguan bagi seluruh siswa. Shalat dhuha dilaksanakan setiap hari rabu pagi, pada pukul 07:00 WIB. Pelaksanaan shalat dhuha dilaksanakan di lapangan. Setelah melaksanakan shalat, selanjutnya dilaksanakan pembacaan surah Yasin, Doa, pembacaan Asmaul Husna, dan Kultum. Siswa yang bertugas sebagai imam dan lain sebagainya, akan di lakukan jadwal bergilir dari kelas X sampai kelas XII.
3. Progam Kerja Bulanan
a. Musyawarah Anggota Rohani Islam
Musyawarah atau rapat yaitu kegiatan musyawarah seluruh kader rohis untuk membicarakan perkembangan kegiatan dan masalah yang dihadapi dalam menjalankan program kerja yang telah dibuat. Musyawarah ini melibatkan ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan seluruh anggota Rohani Islam. Hal ini bertujuan untuk membahas program kerja yang telah dilaksanakan, perkembangan program kerja, masalah yang dihadapi dalam menjalankan program kerja, dan merancang program kerja yang baru.
b. Rapat Evaluasi Keaktifan Anggota Rohani Islam
Rapat yang melibatkan pengurus Rohani Islam ini, membahas keaktifan anggota Rohani Islam, baik
dalam program harian, maupun mingguan. Dalam rapat disediakan absensi kehadiran anggota Rohani Islam dalam latihan rutin. Dilanjutkan dengan tindakan yang di ambil pembina atas keaktifan anggota Rohani Islam.
4. Progam Kerja Tahunan
a. Penerimaan Anggota Baru
Penerimaan anggota baru dilaksanakan setiap satu tahun satu kali setelah para siswa/i resmi menjadi peserta didik baru di SMA N 1 Bayung Lencir. Dalam penerimaan anggota baru Rohani Islam, para siswa/i harus mengikuti tes baca Al-Qur'an terlebih dahulu, tentunya dengan adanya beberapa aspek penilaian. Tes baca Al-Qur'an ini dilaksanakan langsung oleh pembina Rohani Islam. Jika siswa/i dinyatakan memenuhi penilaian, maka siswa/i dapat bergabung dalam ekstrakulikuler Rohani Islam.
b. Reorganisasi
Reorganisasi dilaksanakan setiap satu tahun satu kali. Hal ini dilakukan karena untuk mengganti pengurus yang lama dengan pengurus yang baru, agar seluruh anggota memiliki pengalaman. Reorganisasi ini diikuti oleh seluruh anggota Rohani Islam. Dilaksanakan pemilihan ketua baru dari kandidat yang ada. Pemilihan ketua ini dilaksanakan dengan pemungutan suara dari masing-masing anggota Rohani Islam. Kemudian dipilih pula wakil ketua, sekretaris, dan bendahara baru.
c. PHBI (Peringatan Hari Besar Islam)
PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) yaitu kegiatan yang dilakukan untuk memperingati hari – hari besar islam diantaranya :
– Peringatan maulid Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam
– Peringatan Isra’ Mi’raj
– Peringatan tahun baru islam.
Peringatan hari besar Islam biasanya dilaksanakan di gedung sekolah. Dengan anggota rohis sebagai seksi pelaksana nya.
5. Program Kerja Insidental
Program kerja insidental adalah program kerja yang terjadi atau dilakukan hanya pada kesempatan atau waktu tertentu saja; tidak secara tetap atau rutin. Program kerja insidental berkaitan dengan undangan anggota Rohani Islam untuk menampilkan Hadroh di lingkungan masyarakat. Dalam program insidental ini, dilakukan latihan secara intensif agar penampilan Hadroh yang di lakukan oleh anggota Rohani Islam dapat berlangsung dengan baik.
E. PENGURUS ROHANI ISLAM
Struktur organisasi
|
Pelindung |
: |
Guspito, M.Pd |
|
Wakasek Kesiswaan |
: |
Rita Rahmawati, S,Pd |
|
Pembina |
: |
Didik Ahmad Avandi, S.Pd |
|
Ketua |
: |
Putra Dwi Arkhan |
|
Wakil ketua |
: |
M. Radithio Ramadan |
|
Sekretaris 1 |
: |
Egis Tina |
|
Sekretaris 2 |
: |
Kayren Yasmin Afafni |
|
Bendahara 1 |
: |
Dewi Tri Rizki Elisa |
|
Bendahara 2 |
: |
Kirania Almira |
PROGRAM KERJA TAHUNAN
|
Uraian |
Jul |
Agu |
Sep |
Okt |
Nov |
Des |
Jan |
Feb |
Mar |
Apr |
Mei |
Jun |
|
Penerimaan anggota baru |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
a. Seleksi calon anggota baru |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
b. Pengurusana anggota |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Peningkatan keterampilan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
a. Manajemen dan kepemimpinan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
b. Keterampilan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
c. Kunjungan latihan bersama |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Peringatan hari besar Islam |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
a.Isra Miraj |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
b. Hari Raya Idul Fitri |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
c. Hari Raya Idul Adha |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
d. Tahun Baru Islam 1445 Hijriah |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
e. Maulid Nabi Muhammad SAW |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Evaluasi dan pengayaan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
a. Rapat evaluasi |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
b. Musyawarah pengayaan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Manajemen organisasi |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
a. Penggantian pengurus |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
b. Pelantikan pengurus |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
PROGRAM KERJA MINGGUAN
|
NO. |
URAIAN |
KETERANGAN |
|
1. |
Standar kompetensi: Kemampuan dalam memimpin kegiatan keagamaan |
|
|
2. |
Kompetensi dasar |
|
|
a. Keterampilan dalam mengisi acara b. Kemampuan dalam memimpin dalam pembacaan surah Yasin atau doa c. Keterampilan dalam memainkan alat Hadroh |
||
|
3. |
Tujuan kompetensi a. Meningkatkan kemampuan dalam memimpin kegiatan keagamaan b. Meningkatkan keterampilan saat tampil di sekolah atau di lingkungan masyarakat |
|
|
4. |
Apresiasi pentas: a. Berkolaborasi dengan vokal b. Memfariasikan ketukan Hadroh sesuai dengan sholawat |
|